Ruwatan Agung Nuswantoro GMBI di Putuk Truno: Merajut Kebhinekaan dalam Harmoni Budaya

 


PASURUAN,CN24 – Semangat melestarikan budaya Nusantara sekaligus memperkuat persatuan dan nilai kebangsaan kembali digaungkan keluarga besar LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teritorial Jawa Timur (Wilter Jatim) melalui kegiatan “Ruwatan Agung Nuswantoro, Pagelaran Seni & Kirab Budaya” yang berlangsung di kawasan Air Terjun Putuk Truno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, tersebut mengusung tema “Merajut Kebhinekaan dalam Harmoni Budaya”. Agenda ini menjadi bagian dari momentum syukur menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar GMBI, seniman, budayawan, serta masyarakat.

Kawasan Air Terjun Putuk Truno dipilih sebagai lokasi kegiatan karena selain memiliki nilai budaya dan kearifan lokal, tempat tersebut juga merupakan salah satu destinasi wisata alam di Kecamatan Prigen yang berada di kaki Gunung Welirang dan Arjuno.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai kesenian tradisional Nusantara, di antaranya bantengan, jaranan, reog, karawitan, keroncong, campursari, wayang kulit, hingga berbagai pertunjukan seni lainnya. Puncak kegiatan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, diisi dengan prosesi Ruwatan Agung Nuswantoro, dilanjutkan kirab budaya yang melibatkan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Tidak hanya menampilkan seni dan budaya, kegiatan tersebut juga membawa pesan sosial dan kebangsaan. Dalam rangkaiannya terdapat doa lintas agama, pengajian kebangsaan serta santunan kepada 99 anak yatim piatu dan kaum dhuafa.

Ruwatan Agung Nuswantoro diharapkan bukan sekadar menjadi sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya menjaga warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, GMBI Wilter Jatim ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun persatuan.

“Dengan budaya kita bersatu, dengan kebhinekaan kita berkarya. Dengan semangat bela negara, kita wujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.”

Semangat kebersamaan tersebut menjadi pesan utama dalam Ruwatan Agung Nuswantoro. Perbedaan latar belakang, kesenian maupun daerah asal justru dipertemukan dalam satu panggung kebudayaan di kawasan Putuk Truno.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan semangat nasionalisme, kepedulian sosial dan penguatan persaudaraan antarelemen masyarakat.

Dengan suasana alam Putuk Truno yang asri serta beragam pertunjukan seni Nusantara, Ruwatan Agung Nuswantoro GMBI Wilter Jatim diharapkan mampu menjadi ruang bersama untuk merawat kebudayaan, mempererat persaudaraan dan meneguhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

GMBI Sampai Mati, NKRI Harga Mati. Sekali Melangkah ke Depan, Pantang untuk Mundur.

Pewarta Suwono

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga Krajan Ditemukan Meninggal Dunia di Tambak Saat Memancing

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 038 Kertapati Palembang Gelar Beragam Perlombaan

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Masyarakat Benjeng Gresik Gelar Gerak Jalan Penuh Kebersamaan