Semarak HUT ke-81 RI, Ormas Madas Gelar Turnamen Catur Terbuka di Balongpanggang, Tahun Depan Siapkan Hadiah Umrah
CN24-GRESIK – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui kegiatan positif dan kompetitif. DPAC Balongpanggang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Madas menggelar Turnamen Catur Terbuka di Liter Coffee & Resto, Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Minggu (9/8/2026).
Turnamen tersebut digelar melalui kolaborasi bersama pengusaha muda H. Mat Yasin, Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), serta Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI). Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para pecinta olahraga catur yang datang dari berbagai wilayah.
Sejak pagi, ratusan peserta telah memadati lokasi pertandingan. Mereka tidak hanya datang untuk memperebutkan gelar juara dan hadiah, tetapi juga menjadikan turnamen tersebut sebagai ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan, sekaligus mengembangkan kemampuan dan bakat para pecatur dari berbagai kalangan.
Pembukaan turnamen berlangsung khidmat. Para peserta dan tamu undangan berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Rangkaian tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh pertandingan berjalan lancar, aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit, Danramil Balongpanggang, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Balongpanggang yang mewakili Camat Balongpanggang, jajaran PERCASI, Ketua Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, insan pers, serta ratusan peserta turnamen.
Dalam sambutannya, Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga catur tidak hanya menjadi sarana hiburan dan kompetisi, tetapi juga dapat menjadi ruang pembinaan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ini karena mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembinaan bagi para pecatur. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil Balongpanggang menilai olahraga catur memiliki nilai edukatif yang kuat. Permainan tersebut menuntut setiap pemain untuk memiliki kedisiplinan, ketelitian, kesabaran, kemampuan membaca situasi, serta ketepatan dalam mengambil keputusan.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga catur sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap turnamen ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan prestasi, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi,” tuturnya.
Dari pihak penyelenggara, Ketua PJGB sekaligus Pimpinan Redaksi Media Rajawali Kompas, Sariyan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.
Menurut Sariyan, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan kolaborasi antara insan pers, pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas olahraga, dan masyarakat secara luas.
“Turnamen ini bukan hanya kompetisi mencari juara, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan, membangun komunikasi antarkomunitas, dan memperkuat kolaborasi antara insan pers, pemerintah, serta masyarakat,” kata Sariyan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet catur berprestasi,” imbuhnya.
Tahun Depan Hadiah Umrah
Komitmen untuk mendorong kemajuan olahraga catur di Kabupaten Gresik juga datang dari pengusaha muda H. Mat Yasin. Ia menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung pembinaan olahraga catur melalui penyelenggaraan turnamen yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Bahkan, untuk memberikan motivasi lebih kepada para pecatur, H. Mat Yasin mengungkapkan rencana penyediaan hadiah istimewa pada penyelenggaraan tahun depan.
Ia memastikan Turnamen Catur HUT Kemerdekaan RI akan kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tidak hanya meningkatkan kualitas penyelenggaraan, hadiah bagi para juara juga akan ditingkatkan.
“Insya Allah tahun depan turnamen ini akan kami gelar kembali dengan skala yang lebih besar. Untuk memberikan motivasi kepada para peserta, kami siapkan hadiah umrah bagi Juara I dan Juara II,” ungkap H. Mat Yasin atau yang akrab disapa Abah Yasin.
Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan tepuk tangan dari peserta dan tamu undangan.
Menurut Abah Yasin, dukungan terhadap olahraga catur merupakan bagian dari upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir strategis, disiplin, dan bermental kompetitif.
“Semoga ini menjadi penyemangat bagi para pecatur untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Gresik,” tambahnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga telah menyiapkan berbagai hadiah bagi para pemenang. Selain uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan, tersedia hadiah utama berupa sepeda motor serta berbagai doorprize yang semakin menambah antusiasme peserta.
Selama pertandingan berlangsung, suasana kompetisi berjalan tertib dan penuh semangat. Para peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan sportivitas, kejujuran, ketelitian, dan rasa saling menghormati.
Panitia berharap Turnamen Catur Terbuka dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin bergengsi. Bahkan, ke depan diharapkan mampu menarik pecatur dari lebih banyak daerah dan menjadi salah satu wadah pembinaan atlet catur di Kabupaten Gresik.
Melalui kolaborasi organisasi masyarakat, dunia usaha, insan pers, pemerintah, aparat keamanan, PERCASI, dan komunitas olahraga, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang produktif.
Bukan sekadar seremoni, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mempererat persatuan, membangun kebersamaan, meningkatkan prestasi, serta menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat di tengah masyarakat.
Pewarta Aris
Komentar
Posting Komentar